Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Arung Jeram ke-21 tahun 2026 yang diselenggarakan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) di Sungai Ayung, Kabupaten Badung, Bali, pada 24โ25 September 2026, menjadi salah satu ajang olahraga arus deras terbesar di Indonesia tahun ini. Di balik ketatnya persaingan 51 tim dari 16 provinsi, ada satu elemen krusial yang menentukan sah-tidaknya setiap detik catatan waktu dan keputusan juri: sistem pencatatan waktu dan penjurian yang akurat, transparan, dan real-time.
Pada ajang inilah Jendela Cakra Digital dipercaya mengambil peran sebagai Event Timing Solutions (ETS) โ menghadirkan dua sistem dari platform STiming Scoring milik kami: sts-timingsystem untuk pencatatan waktu kompetisi, dan sts-jurysystem untuk pencatatan penilaian dan keputusan dewan juri.
Milestone pertama kami di ranah event olahraga nasional. Kejurnas Arung Jeram ke-21 2026 adalah kali pertama Jendela Cakra Digital mengambil peran sebagai Event Timing Solutions untuk kejuaraan tingkat nasional โ menandai langkah awal kami memperluas platform STiming Scoring dari produk internal menjadi solusi yang benar-benar diuji langsung di lapangan, di tepi arus deras Sungai Ayung.
Tentang Kejurnas Arung Jeram ke-21 2026
Kejurnas Arung Jeram ke-21 resmi dibuka oleh Ketua Umum FAJI, Mayjen TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, langsung di tepi Sungai Ayung pada pukul 09.37 WIB, didampingi jajaran pengurus FAJI Bali dan perwakilan KONI Bali. Dalam sambutannya, Oni menekankan pentingnya sportivitas dan pembentukan karakter atlet:
โJadikan hobi sebagai prestasi. Sekali lagi, selamat bertanding. Junjung tinggi sportivitas dan semangat.โ
Beberapa fakta kunci dari ajang ini:
- Peserta: 51 tim dari 16 provinsi di seluruh Indonesia.
- Kategori: Sprint putra dan putri untuk kelompok umur U-19, U-23, dan senior, dengan format tim R4 (empat orang per perahu).
- Lokasi: Sungai Ayung, salah satu arus jeram paling ikonik di Bali sekaligus destinasi arung jeram internasional.
- Signifikansi nasional: Kejurnas ini juga menjadi salah satu tahapan penting menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, menjadikan setiap catatan waktu dan keputusan juri di lapangan berdampak langsung pada jalur pembinaan atlet menuju level nasional.
Daerah seperti Kalimantan Selatan turut menunjukkan performa kuat dengan membawa pulang beberapa medali dari ajang ini โ bukti bahwa kompetisi berlangsung ketat di berbagai kategori dan provinsi.

Ofisial memeriksa lembar hasil resmi di lapangan โ atlet mengenakan jersey Kejurnas FAJI Bali 2026. Dokumentasi tim Jendela Cakra Digital di lokasi.
Mengapa Event Sekelas Kejurnas Butuh Event Timing Solutions (ETS)?
Dalam olahraga arus deras berformat sprint, selisih waktu antar tim sering kali hanya terpaut hitungan detik โ bahkan sepersekian detik. Pencatatan waktu manual (stopwatch dan pencatatan di kertas) membawa risiko besar: human error, sengketa hasil, dan proses rekap yang lambat saat atlet dan ofisial menunggu hasil resmi di tepi sungai.
Di sinilah peran Event Timing Solutions (ETS) menjadi krusial โ bukan sekadar mencatat waktu, tetapi memastikan setiap keputusan kompetisi bisa dipertanggungjawabkan secara digital, konsisten, dan transparan kepada seluruh peserta, ofisial tim, dan panitia.
sts-timingsystem: Pencatatan Waktu Kompetisi Secara Real-Time
sts-timingsystem dirancang untuk mencatat waktu tempuh setiap tim secara presisi dari titik start hingga finish, lalu langsung mengkalkulasi dan menampilkan hasil kepada panitia tanpa proses rekap manual. Beberapa manfaat utama sistem ini pada Kejurnas Arung Jeram:
- Pencatatan waktu presisi tinggi untuk setiap heat dan kategori (U-19, U-23, senior, putra/putri).
- Rekap hasil otomatis, mengurangi risiko kesalahan input manual saat puluhan tim bertanding dalam satu hari.
- Hasil dapat diakses lebih cepat oleh panitia dan ofisial tim, mempercepat proses pengumuman dan protes resmi jika diperlukan.

Perangkat timing genggam terhubung langsung ke sts-timingsystem di garis start/finish Sungai Ayung. Dokumentasi tim Jendela Cakra Digital di lokasi.

Dashboard sts-timingsystem menampilkan buffer waktu dan status heat secara real-time kepada tim operator di posko lapangan. Dokumentasi tim Jendela Cakra Digital di lokasi.
sts-jurysystem: Digitalisasi Penilaian dan Keputusan Juri
Selain kecepatan, arung jeram kompetitif juga menilai aspek teknis โ seperti pelanggaran lintasan, penalti gerbang (gate penalty pada kategori slalom), hingga keputusan dewan juri terhadap insiden di lintasan. sts-jurysystem hadir untuk mendigitalkan proses ini:
- Input penilaian juri secara digital di lapangan, menggantikan pencatatan manual berbasis kertas.
- Integrasi dengan hasil waktu dari sts-timingsystem, sehingga skor akhir tim bisa dihitung secara konsisten dari dua sumber data yang saling terverifikasi.
- Jejak audit yang jelas โ setiap keputusan juri tercatat dengan waktu dan identitas juri yang bertanggung jawab, mendukung transparansi jika terjadi protes dari tim peserta.

Log penalti slalom tercatat secara real-time di sts-jurysystem, lengkap dengan waktu dan status setiap entri. Dokumentasi tim Jendela Cakra Digital di lokasi.
Dari Website Organisasi ke Sistem Digital untuk Kompetisi Nasional
Kepercayaan FAJI kepada Jendela Cakra Digital pada Kejurnas Arung Jeram ke-21 2026 melanjutkan kolaborasi yang sudah terjalin sejak kami membangun website resmi organisasi PB FAJI. Perluasan peran ini โ dari kebutuhan digital organisasi menjadi mitra teknologi untuk operasional kompetisi nasional โ mencerminkan pendekatan kami dalam pengembangan sistem bisnis dan organisasi: memahami kebutuhan operasional nyata di lapangan, lalu menerjemahkannya menjadi sistem yang benar-benar dipakai, bukan sekadar dibangun.
Pendekatan yang sama juga kami terapkan pada produk event-technology lain dalam ekosistem kami, seperti YAAP Ticket App untuk manajemen tiket event, maupun Sewa Smart Locker untuk solusi penyimpanan berbasis IoT โ masing-masing dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional spesifik di lapangan, bukan solusi generik.
Catatan: Detail teknis sts-timingsystem dan sts-jurysystem di atas menjelaskan fungsi inti dari sisi kebutuhan operasional kompetisi. Untuk spesifikasi implementasi lengkap di setiap event, konfigurasinya disesuaikan dengan format dan regulasi cabang olahraga masing-masing.
Pengembangan Berkelanjutan: Baru Permulaan
Sebagai keterlibatan pertama kami di ajang kejuaraan nasional, Kejurnas Arung Jeram ke-21 2026 menjadi studi kasus nyata yang berharga bagi tim kami. Setiap catatan waktu, setiap input penalti, dan setiap interaksi tim operator dengan sts-timingsystem maupun sts-jurysystem di lapangan menjadi masukan langsung untuk pengembangan berikutnya.
Ke depan, platform STiming Scoring โ termasuk sts-timingsystem dan sts-jurysystem โ akan terus kami kembangkan secara berkelanjutan, baik dari sisi keandalan sistem di kondisi lapangan yang menantang (jaringan terbatas, cuaca, dan mobilitas tim di tepi sungai), fitur integrasi antar modul, maupun kesiapan untuk mendukung cabang olahraga dan format kompetisi lain di luar arung jeram.
Penutup
Keterlibatan Jendela Cakra Digital sebagai Event Timing Solutions di Kejurnas Arung Jeram ke-21 2026 menegaskan bahwa kebutuhan digitalisasi bukan hanya milik sektor bisnis โ event olahraga nasional sekelas kejuaraan menuju PON 2028 pun membutuhkan sistem yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bagi organisasi olahraga, federasi, atau penyelenggara event yang membutuhkan sistem timing dan penjurian digital serupa, tim kami siap membantu merancang solusi yang sesuai dengan format kompetisi Anda.
Pelajari lebih lanjut platform timing dan scoring kami di STiming Scoring, atau konsultasikan kebutuhan sistem event Anda bersama tim Jendela Cakra Digital.
Baca Juga
- YAAP Ticket App: platform tiket event
- Smart Locker: solusi penyimpanan modern berbasis IoT
- Pengembangan sistem dan sistem kustomisasi
- Blueprint digitalisasi proses bisnis sebelum membangun sistem
Sumber referensi:
